Senin, 19 Maret 2018

KISAH Imam syibli, selalu membaca sholawat



Imam syibli, selalu membaca sholawat 

      Al hafidz abu musa al madani menceritakan bahwa abu bakar ibnu Muhammad ibnu umarmengatakan :”pada suatu ketika saya datang berada di hadapan seorang qori’ terkenal bernama syekh abu bakar ibnu mujahid,tiba tiba datang seorang ahli tasawuf yang di kenal oleh orang awam Bagdad sebagai orang gila,orang itu bernama syibli.
     Syekh abu bakar ibnu mujahid bangun dari tempat duduknya,menyambut kedatangan syibli yang di tuduh gila oleh orang orang Bagdad,beliau memluknya dan mencium di antara kedua matanya.
     Abu bakar ibnu umar bertanya kepada gurunya, ibnu mujahid,” kenapa beliau berbuat begitu kepada sibli ?” beliau berkata, “aku menyambut kedatangan syubli di majelisku kemudian aku memeluknya, lalu menciumnya diantara kedua matanya, adalah karena aku pernah melihat Rasulullah saw beruat demikian kepada syubli, danwaktu itu aku bertanya kepada Rasulullah, “ kenapa berbuat demikian kepada syubli?”
      Rasulullah SAW menjawab :”karena syibli istiqamah di setiap selesai sembahyang lima waktu membaca : laqod jaa akum ……..
Kemudian ditutup dengan shalawat kepada nabi Muhammad : shallaahu ‘alaa Muhammad.

KISAH TENTANG SHALAWAT, SESEORANG DIPUTUSKAN MASUK NERAKA



Seseorang diputuskan masuk neraka 

     Ada seseorang yang ahli membaca shalawat, tatkala ia masih hidup. Kemudian tidak lama ia meninggal dunia. Ketika ia berada di akhirat oleh malaikat penghitung amal diputuskan untuk masuk neraka, sebab timbangan dosanya lebih berat dari pada timbangan pahalanya, dan akhirnya ia diputuskan masuk neraka.
     Pada saat ia akan dibawa oleh malaikat  masuk neraka dan ditengah perjalanan malaikat tersebut bertemu dengan Rasulullah SAW., kemudian beliau bertanya kepada malaikat.
    “ Wahai malaikat, umatku ini hendak dibawa kemana? “
     “ Hendak dibawa keneraka ! “ Jawab malaikat.
     “Sebentar” Kata Rasulullah SAW., kemudian beliau memasukkan tangannya kedalam saku bajunya, lalu beliau mengeluarkan tangannya dari sakunya dengan mengambil selembar kertas yang menjadi simpanan sholawat yang pernah dibaca oleh orang tersebut. Lalu Nabi Muhammad SAW., bersabda :”Wahai malaikat, timbangkanlah lagi orang ini bersama selembar kertas shalawat ini.”
     Akhirnya orang tersebut ditimbang lagi bersama selembar kertas berisi shalawat yang pernah ia baca. Ternyata timbangan pahalanya lebih berat dari pada timbangan dosanya, keputusan terakhir, ia tidak jadi di masukkan kedalam neraka. Namun, orang itu dimasukkan ke dalam surga.
    Inilah sebuah cerita yang menunjukkan betapa besar manfaat shalawat yang kita baca berulang kali, perantaraan shalawat semua menjadi lancar dan selamat.   

KISAH TENTANG BANTUAN UNTA BERKAT SHALAWAT



Bantuan Unta berkat sholawat 

       Pada jaman Rasulullah SAW ada seorang yahudi menuduh seorang muslim telah mencuri untanya. Ia mendatangkan empat orang yahudi lainnya sebagai saksi untuk menguatkan tuduhannya.
       Rasulullah SAW menjatuhkan hukuman potong tangan kepada orang muslim (tertuduh) dan onta yang dimilikinya pun diberikan kepada si yahudi.
        Orang islam yang dituduh mencuri hanya pasrah kepada Allah dan tetap mengatakan bahwa dirinya sebagai orang yang mazhlum (teraniaya) dan mengatakan bahwa onta itu adalah miliknya.
        Dia lalu berdoa sambil menagkat tangan ke langit :
اِلهِى وَمَوْلَايَ أَنْتَ تَعْلَمُ بِأَنِّى لَا اَسْرِفُ هذَا الْجَمَلَ ثُمّّ قَالَ : يَا رَسُوْلَ اللهِ اِنَّ حُكْمُكَ حَقٌّ وَلَكِنْ اِسْتَخْبِرْ عَنِّى هذَا الْجَمَلَ.
 Artinya : ya tuhanku ya maulaya, engkau maha mengetahui bahwa hambamu tidak pernah mencuri onta ini. Ya rasulullah, hukumanmu kepadaku benar ,akan tetapi mohon agar engkau tanya onta itu.
        Rasulullah mengabulkan permohonannya dan bertanya kepada onta wahai onta, milik siapakah engkau?onta itu ditakdirkan Allah mampu menjawab denagan jelas.
يَا رَسُوْلَ اللهِ- أَنَالِهذَا الْمُسْلِمِ، وَإِنَّ هؤُلَاءِ الشُّهُوْدِ لَكَاذِبُوْنَ.
       Wahai rasulullah memperbaiki hukuman dengan mengembalikan unta kepada oran muslim dan bertanya :”Wahai Muslim, apakah yang engkau perbuat sehingga allah menjadikan unta itu bisa berbicara dan membebaskanmu dari hukuman potong tangan?” si muslim menjawab :”Ya Rasulullah, sya tidak tidur kecuali setelah shalawat kepadamu 10 kali.”
    Rasulullah bersabda :”Engkau telah lulus dari potong angan didunia dan akan lulus juga dari azab Allah di akhirat nanti berkat shalawatmu kepadaku.”

KEUTAMAAN SHALAWAT FATIH



SHALAWAT AL-FATIH   (PEMBUKA)

       Shalawat ini adalah kepunyaan Sayyid Muhammad Bakriy, nama lengkapnya adalah Syeikh Muhammad Syamsuddin bin Abil Hasan Al-Bakriy radliyallaahu anhuma, berikut shalawatnya :
﴿اللهم صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدِن اَلْفَاتِحِ لِمَا اُغْلِقَ. وَالْخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ. وَالنَّاصِرِ الْحَقِّ بِالْحَقِّ. وَالْهَادِيْ اِلَى صِرَاطِكَ الْمُسْتَقِيْمِ. صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى اَلِهِ وَاَصْحَابِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ الْعَظِيْمِ[1].
        Allahumma shalli wa sallim wa baarik ‘alaa sayyidina wamaulaanaa muhammadinil faatihi limaa ughliqo. Wal khaatimi lima sabaqa, wannaashiril haqqi bil haqqi, wal haadii ilaa shiraathikal mushthaqiimi, shallaahu ‘alaihi wa ‘alaa aalihi wa shahbihii haqqa qadrihi wa miqdaarihil ‘adhiimi.
Artinya :
       Ya ِِAllah, limpahkanlah rahmat dan keselamatan serta keberkahan atas junjungan kami Nabi Muhammad SAW, yaitu yang menjadi pembuka bagi segala yang terkunci, yang menjadi penutup bagi segala yang terdahulu, yang memperjuangkan kebenaran dan yang menunjukkan kepada jalan-MU yang lurus, dan semoga Allah melimpahkan  rahmat kepada beliau serta  keluarga dan kepada para sahabatnya dengan sebenar-benar kekuasaanya dan derajat yang agung
Kasiyatnya :
      Salawat Al-Fatih ini besar sekali manfaatnya bagi para pembacanya. Diantaranya :
  1. Barangsiapa membaca shalawat Al-Fatih ini walaupun sekali dalam seumur hidupnya, maka  dirinya akan selamat dari  neraka.
  2. Barangsiapa yang membaca shalawat Al-Fatih ini, sebanyak 11 (sebelas) kali secara terus menerus setelah shalat maktubah  selama 40 (empat pulu) hari, maka Allah SWT menerima taubatnya atau di ampuni dari semua dosa-dosanya yang kecil. 
  3. Bila shalawat ini dibaca sekehendak/sebanyak-banyaknya tanpa hitungan(miraaran bilaa ta’ddudin), manfaatnya adalah  untuk menghilangkan segala kesempitan dan kesusahan hati serta lainnya.
  4. Barangsiapa yang ingin berjumpa Nabi Muhammad SAW dalam mimpi, maka bacalah shalawat Al-Fatih ini sebanyak 1000 (seribu) kali pada hari kamis, atau malam jum’at, atau pula malam senin, Insya Allah setelah anda melakukannya akan berjumpa atau bertemu melihat Nabi Muhammad saw.
Caranya:
     Melakukan shalat sunnat hajat empat rakaat, setiap dua rakaat salam sekali, lalu shalat dua rakaat lagi pada rakaat pertama setelah Al-Fatihah membaca surat Al-Qadar. Pada rakaat yang kedua setelah Al-Fatihah membaca surat Al-Zalzalah.
    Shalat hajat yang kedua : Pada rakaat pertama setelah Al-Fatehah membaca Surat Al-Kafiruun, dan pada rakaat yang kedua setelah membaca Mu’awwidzatain(yakni Surat Al-Falaq dan Surat An-Nas)[2]. dan ketika membaca shalawat ini sambil membakar dupa wangi.
  1. Barangsiapa membacanya setiap setelah shalat shubuh sebanyak 21(dua puluh satu) kali  dengan secara istiqomah, maka insya Allah ia akan diberi ketabahan dan ketenangan  hati, selamat keluarganya, dilapangkan rizkinya, dan semua akan mudah diatasi tanpa menemui kesulitan  serta akan berhasil  apa yang menjadi kebutuhannya.
  2. Jika mempunyai kesulitan apapun atau banyak hutang belum bisa membayarnya, keluhan dalam hidup dan lain-lain, maka bacalah shalawat Al-Fatih ini tiap-tiap tengah malam sebanyak 100 atau 1000 (seribu) kali, dalam jangka waktu empat puluh hari, insya Allah beberapa kesulitan tersebut akan sukses atau diberi jalan keluar.
  3. Jika anda mempunyai suatu permohonan :
    Anda melakukan puasa selama 3 (tiga) hari, dalam keadaan puasa tiap-tiap malam bertawassul menghadiahkan Surat Al-Fatihah kepada : 1). Kanjeng Nabi Muhammad SAW 2). Para nabi dan Rasul  3). Para Auliya’ dan Ulama’. 4). Ahli kubur Mu’min.
        Kemudian sholat sunnat hajat 2 (dua) rakaat, setelah salam membaca : “Laa Ilaaha Illallaah” sebanyak 200 (dua ratus) kali.lalu juga melakukan shalat Istiharah setelah salam kemudian sujud dengan membaca tasbih tanpa bernafas semampunya lalu mohonlah apa yang menjadi hajatnya.
       Syeikh Muhammad Al-Baidury berkata :” Barangsiapa yang membaca shalawat ini secara istiqamah, maka ia akan di hindarkan dari kebinasaan.
8.      Bila hati anda, ingin menjadi terang dan terbuka bagi masuknya ilmu pengetahuan, maka istiqamahkan atau biasakanlah membaca shalawat ini setiap selesai shalat lima waktu sebanyak 11 (sebelas) kali, dan begitu juga pada tiap-tiap malam jum’at sebanyak 100 (seratus) kali, disaat anda membaca, sambil menghadap qiblat(barat) dengan sedikit condong ke arah utara.
     Sayyid Ahmad Ash-Shawi telah mengatakan :”tatkala beliau mengomentari wirid-wirid dari Imam Ad-Dardiri mengatakan :”Bahwa, shalawat Al-Fatih ini disusun oleh Sayyid Ahmad Al-Bakri, dan beliau menuturkan :”Barangsiapa membaca shalawat ini satu kali saja dalam seumur hidup, maka tidak akan masuk neraka.
     Sebagian ulama’ maroko mengatakan :”Sesungguhnya shalawat ini diturunkan oleh Allah SWT dari lanngit berupa tulisan  diatas sebuah papan,”
     Sebagian ulama’ mengatakan :” Barangsiapa membaca shalawat Al-Fatih ini satu kali, pahalanya menyamai dengan membaca/bacaan shalawat 10.000 (sepuluh ribu) kali. Menurut sebagian pendapat dikatakan:”Menyamai bacaan shalawat 600.000(enam ratus ribu) kali.”[3]



[1]  Lihat dalam kitab “Afdalus-Shalwat ‘alaa Sayyidis Sadat”. Hal. 137
[2] ) lihat dalam kitab Afdhalus Shalawat alaa sayyidis Sadaat. Hau kerusakan didunia maupun di akhirat yaitu ketika pada hari dikumpulkannya semua makhluk. Halm. 142
[3])Demikianlah keterangan-keterangan diatas dimbil dari kitab Afdhalus shalawat 139-140.